Mandiri Akan Berikan Penghargaan Kepada Wirausaha Muda

15 Jan 2013

Bank MandiriBank Mandiri kembali akan memberikan penghargaan kepada Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT), kata Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala N Mansury. Hal tersebut dilakukan sebagai usaha mengembangkan segmen usaha kecil dan menengah (UKM) dan pemberian penghargaan tersebut dilakukan pada 17-20 Januari 2013 di Assembly Hall Jakarta Convention Center, kata Pahala N Mansury dalam media briefing di Jakarta, Senin [14/01] .

Menurut dia, program WMM dan MYT bertujuan mengubah pola pikir mahasiswa untuk berwirausaha, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada ketersediaan lapangan pekerjaan. Kami yakin bahwa dengan meningkatnya angka kewirausahaan, maka tingkat kesejahteraan bagi lingkungan sekitar pun akan meningkat sehingga dapat mendorong roda perekonomian Indonesia, kata dia. Sebab, wirausaha dapat membuka lapangan kerja baru dan akan membantu menurunkan angka pengangguran. Melalui program tersebut Bank Mandiri telah mencetak lebih dari 15.000 wirausahawan baru.

Ia mengatakan Wirausaha Mandiri Expo 2013 ditargetkan akan dihadiri oleh 30 ribu mahasiswa dan generasi muda. Bank Mandiri berharap expo tersebut menjadi ajang pertemuan pemikiran bagi seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat dan akademisi dalam merealisasikan komitmen pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Selain itu, Bank Mandiri juga menggelar Workshop Wirausaha Muda Mandiri 2013 yang diikuti 4.000 peserta, yang terdiri dari 3.800 mahasiswa dan dosen dari 50 perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Jabodetabek dan 200 undangan tamu VIP.

Pada workshop tersebut, para peserta dapat bertukar pikiran dengan para pembicara terkemuka seperti Managing Director Garage Technology VenturesBill Reichert, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Sutradara Film Joko Anwar, kata dia. Sementara itu, SVP Micro Network Dev. Mandiri Tardi mengatakan program UKM sudah berjalan selama 8 tahun yaitu sejak 2005 dengan menyalurkan kredit sebesar Rp46 triliun kepada 2 juta orang. Nasabah saat ini sekitar 800 hingga 900 ribuan dengan dana yang disalurkan sebesar Rp19 triliun, sementara tiap bulannya sebanyak 50 ribu pengusaha muda, kata dia.

Untuk mendukung mengembangkan segmentasi di mikro telah mendirikan oulet sebanyak 2190 oulet, hadir di 34 provinsi, 336 kab/kotamadya, serta 1400 kecamatan, ujarnya. Menurut dia, UKM terus berkembang dengan memberikan kontribusi PDB dan penyerapan tenaga kerja yang terus bertambah. Namun, masih terdapat isu yang menjadi perhatian pihak perbankan. UKM terus berkembang dengan Volatilitas bisnisnya yang cukup tinggi dimana pengelolaan keuangan masih gabung dengan keuangan keluarga, entry barrier bisnis cukup rendah sehingga pemain baru sangat mudah meniru sehingga menyebabkan risiko pembiayaan menjadi lebih tinggi, kata dia. Karena itu biaya serta risiko yang tinggi pelaku usaha di segmen mikro harus hati-hati.

Selain itu, proses akuisisi dan maintenance pembiayaan tidak semuanya bisa dilakukan dengan dukungan teknologi. Kalau kulakan orang datang bayar pakai cash, semuanya on cash basis, ujar dia.Menurut dia, salah satu upaya Bank Mandiri untuk mendorong akses layanan finansial adalah layanan branchies banking yang dikembangkan oleh Bank Sinar Harapan Bali (anak perusahaan bank mandiri).

Sumber : Berita Sore


TAGS


-

Author

Follow Me